Rekonsiliasi

React menyediakan API deklaratif jadi Anda tidak perlu khawatir tentang apa yang pasti berubah pada setiap pembaruan. Ini membuat penulisan aplikasi menjadi jauh lebih mudah, tetapi ini mungkin kurang jelas bagaimana ini diimplementasikan di dalam React. Artikel ini menjelaskan pilihan yang bisa kita buat dalam algoritma “pembeda” nya React jadi pembaruan komponen dapat diprediksi selagi aplikasi berkinerja cukup cepat.

Motivasi

Ketika Anda menggunakan React, pada satu titik waktu Anda dapat berpikir fungsi render() sebagai pembuat pohon elemen React. Pada pembaruan state atau prop selanjutnya, fungsi render() tersebut akan mengembalikan pohon elemen React yang berbeda. React kemudian perlu mencari tahu bagaimana cara untuk memperbarui antarmuka pengguna secara efisien agar sesuai dengan pohon terbaru.

Ada beberapa solusi umum untuk permasalahan algoritma ini menghasilkan jumlah operasi minimum untuk mengubah satu pohon ke yang lain. Namun, The State of the Art Algorithms memiliki kompleksitas dalam urutan O(n3) dimana n adalah jumlah elemen di pohon.

Jika kita menggunakannya di React, menampilkan 1000 elemen akan membutuhkan satu miliar perbandingan. Ini terlalu mahal. Sebagai gantinya, React mengimplementasikan algoritma heuristik O(n) berdasarkan dua asumsi:

  1. Dua elemen yang berbeda jenis akan menghasilkan pohon-pohon yang berbeda.
  2. Pengembang dapat mengisyaratkan elemen child mana yang mungkin stabil di berbagai render yang berbeda dengan prop key.

Dalam prakteknya, asumsi ini sah untuk hampir semua contoh kasus praktis.

Algoritma Pembeda

Saat membedakan dua pohon, React pertama membandingkan dua elemen root. Tindakan berbeda tergantung pada jenis dari elemen-elemen root.

Elemen Dari Berbagai Jenis

Kapanpun elemen-elemen root memiliki jenis yang berbeda, React akan meruntuhkan pohon lama dan membangun pohon baru dari awal. Mulai dari <a> ke <img>, atau dari <Article> ke <Comment>, atau dari <Button> ke <div> - Semua itu akan mengarah pada pembangunan kembali sepenuhnya.

Saat meruntuhkan sebuah pohon, node DOM lama dihancurkan. Instance komponen menerima componentWillUnmount(). Saat membangun pohon baru, node DOM baru dimasukan ke dalam DOM. Instance komponen menerima componentWillMount() lalu componentDidMount(). State manapun yang terkait dengan pohon lama akan hilang.

Komponen manapun di bawah root juga akan dilepas dan state nya dihancurkan. Sebagai contoh, saat membedakan:

<div>
  <Counter />
</div>

<span>
  <Counter />
</span>

Ini akan menghancurkan Counter lama dan memasang kembali yang baru.

Elemen DOM Dari Jenis Yang Sama

Saat membandingkan dua elemen DOM React dari jenis yang sama, React melihat atribut keduanya, menjaga node DOM dengan dasar yang sama, dan hanya memperbarui atribut yang berubah. Sebagai contoh:

<div className="before" title="stuff" />

<div className="after" title="stuff" />

Dengan membandingkan dua elemen ini, React tahu untuk hanya memodifikasi className pada node DOM yang mendasarinya.

Saat memperbarui style, React juga tahu untuk hanya memperbarui properti yang berubah. Sebagai contoh:

<div style={{color: 'red', fontWeight: 'bold'}} />

<div style={{color: 'green', fontWeight: 'bold'}} />

Saat mengkonversi diantara dua elemen ini, React tahu untuk hanya memodifikasi style color, bukan fontWeight.

Setelah menangani node DOM, React lalu berulang pada children.

Elemen Komponen Dari Jenis Yang Sama

Saat komponen diperbarui, instance-nya tetap sama, jadi state tersebut terjaga di berbagai render. React memperbarui prop yang mendasari instance komponen untuk mencocokan elemen baru, dan memanggil componentWillReceiveProps() dan componentWillUpdate() di instance yang mendasari.

Selanjutnya, metode render() dipanggil dan algoritma pembeda berulang pada hasil sebelumnya dan hasil yang baru.

Berulang Di Children

Secara standar, saat berulang pada children node DOM, React hanya melakukan iterasi di atas kedua daftar children di waktu bersamaan dan menghasilkan mutasi setiap kali ada perbedaan.

Sebagai contoh, saat menambahkan sebuah elemen pada akhir children, mengkonversi diantara kedua pohon ini bekerja dengan baik:

<ul>
  <li>first</li>
  <li>second</li>
</ul>

<ul>
  <li>first</li>
  <li>second</li>
  <li>third</li>
</ul>

React akan mencocokan kedua pohon <li>first</li>, mencocokan kedua pohon <li>second</li>, dan lalu memasukan pohon <li>third</li>.

Jika Anda mengimplementasikan dengan naifnya, memasukan sebuah elemen di awal memiliki kinerja lebih buruk. Sebagai contoh, mengkonversi diantara kedua pohon ini bekerja dengan buruk:

<ul>
  <li>Duke</li>
  <li>Villanova</li>
</ul>

<ul>
  <li>Connecticut</li>
  <li>Duke</li>
  <li>Villanova</li>
</ul>

React akan mengubah setiap child daripada menyadari itu dapat menjaga keutuhan sub-pohon <li>Duke</li> dan <li>Villanova</li>. Ketidakefisienan ini bisa menjadi masalah.

Key

Untuk mengatasi masalah ini, React mendukung atribut key. Saat children memiliki key, React menggunakan key untuk mencocokan children di dalam pohon yang asli dengan children di dalam pohon selanjutnya. Sebagai contoh, menambahkan key pada contoh tidak efisien kita diatas dapat membuat konversi pohon efisien:

<ul>
  <li key="2015">Duke</li>
  <li key="2016">Villanova</li>
</ul>

<ul>
  <li key="2014">Connecticut</li>
  <li key="2015">Duke</li>
  <li key="2016">Villanova</li>
</ul>

Sekarang React tahu bahwa elemen dengan key '2014' adalah yang baru, dan elemen dengan key '2015' dan '2016' telah dipindahkan.

Dalam prakteknya, menemukan sebuah key biasanya tidak sulit. Elemen yang akan Anda tampilkan mungkin sudah memiliki ID yang unik, jadi key-nya bisa saja berasal dari data Anda:

<li key={item.id}>{item.name}</li>

Saat itu bukan kasusnya, Anda dapat menambahkan properti ID baru pada model Anda atau hash beberapa bagian dari konten untuk menghasilkan sebuah key. Key hanya harus unik antar sibling, bukan unik secara global.

Sebagai pilihan terakhir, Anda dapat mengoper sebuah indeks item dalam senarai (array) sebagai key. Ini dapat bekerja dengan baik jika item-item tidak pernah diurutkan kembali, tetapi pengurutan kembali akan menjadi lambat.

Pengurutan kembali juga dapat menyebabkan masalah dengan state komponen saat indeks digunakan sebagai key. Instance komponen diperbarui dan digunakan kembali berdasarkan key-nya. Jika key adalah indeks, memindahkan sebuah item akan mengubahnya. Sebagai hasil, state komponen untuk hal seperti uncontrolled input dapat tercampur dan diperbarui dengan cara yang tidak terduga.

Disini adalah contoh masalah yang dapat disebabkan oleh penggunaan indeks sebagai pada CodePen, dan disini adalah versi terbaru dari contoh yang sama menunjukan bagaimana agar tidak menggunakan indeks sebagai .

Pengorbanan

Penting untuk diingat bahwa algoritma rekonsiliasi adalah sebuah detail implementasi. React dapat render kembali seluruh aplikasi pada setiap aksi; hasil akhirnya akan sama. Untuk lebih jelasnya, render kembali di konteks ini berarti memanggil render untuk semua komponen, ini bukan berarti React akan melepaskan dan memasangnya kembali. Itu hanya akan menerapkan perbedaan mengikuti aturan yang disebutkan di bagian sebelumnya.

Kita secara teratur memperbaiki heuristik untuk membuat contoh kasus umum menjadi lebih cepat. Dalam implementasi saat ini, Anda dapat mengekspresikan fakta bahwa sebuah sub-pohon telah dipindahkan diantara sibling, tetapi Anda tidak dapat mengatakan bahwa itu telah dipindahkan ke tempat lain. Algoritma akan render ulang sub-pohon itu sepenuhnya.

Karena React bergantung pada heuristik, jika asumsi dibelakang mereka tidak terpenuhi, kinerja akan menderita.

  1. Algoritma tidak akan mencoba untuk mencocokan sub-pohon dari jenis komponen yang berbeda. Jika Anda melihat diri Anda sendiri bergantian antara dua jenis komponen dengan keluaran yang sangat mirip, Anda mungkin ingin untuk membuatnya menjadi jenis yang sama. Dalam prakteknya, Kita belum menemukan ini sebagai masalah.
  2. Key harus stabil, dapat diprediksi, dan unik. Key yang tidak stabil (seperti yang diproduksi oleh Math.random()) akan menyebabkan banyak instance komponen dan node DOM tidak perlu diciptakan kembali, yang dapat menyebabkan penurunan kinerja dan state hilang dalam komponen child.