ReactDOM

Jika Anda memuat React dari sebuah <script> tag, API-API tingkat atas ini terdapat di ReactDOM global. Jika Anda menggunakan ES6 dengan npm, Anda dapat mengetik import ReactDOM from 'react-dom'. Jika Anda menggunakan ES5 dengan npm, Anda dapat mengetik var ReactDOM = require('react-dom').

Ikhtisar

Package react-dom menyediakan metode-metode spesifik DOM yang dapat digunakan di tingkat atas aplikasi Anda, juga sebagai jalan untuk keluar dari React model jika diperlukan. Pada umumnya komponen-komponen Anda tidak memerlukan modul ini.

Dukungan Browser

React mendukung semua browser populer, termasuk Internet Explorer 9 dan setelahnya, meskipun memerlukan beberapa polyfills untuk browser-browser usang seperti IE 9 dan IE 10.

Catatan

Kami tidak mendukung browser-browser usang yang tidak mendukung metode-metode ES5, tapi Anda mungkin menemukan bahwa aplikasi-aplikasi Anda ternyata dapat berjalan di browser-browser usang jika polyfills seperti es5-shim dan es5-sham disertakan di halaman web. Kami tidak dapat membantu Anda jika Anda melakukan ini.


Referensi

render()

ReactDOM.render(element, container[, callback])

Me-render sebuah elemen React ke dalam DOM di dalam container yang diberikan dan mengembalikan sebuah referensi kepada komponen (atau mengembalikan null untuk stateless components).

Jika elemen React tersebut sebelumnya di-render ke dalam container, ini akan memperbaruinya dan hanya mengubah DOM seperlunya untuk memperlihatkan elemen React terbaru.

Jika callback opsional diberikan, callback ini akan dijalankan setelah komponen di-render atau diperbarui.

Catatan:

ReactDOM.render() mengendalikan isi dari container node yang Anda berikan. Semua elemen-elemen DOM yang ada di dalam diganti pada saat dipanggil pertama kali. Panggilan-panggilan berikutnya menggunakan algoritma pembeda DOM dari React untuk pembaruan yang efisien.

ReactDOM.render() tidak memodifikasi container node (hanya memodifikasi anak-anak dari container). Hal tersebut memungkinkan kita untuk memasukkan sebuah komponen ke dalam sebuah DOM node yang ada tanpa menimpa anak-anaknya.

ReactDOM.render() pada saat ini mengembalikan sebuah referensi ke root ReactComponent instance. Tetapi, penggunaan hasil fungsi ini adalah usang dan harus dihindari karena React versi-versi berikutnya mungkin akan me-render komponen-komponen secara asynchronous dalam beberapa situasi tertentu. Jika Anda memerlukan referensi ke root ReactComponent instance, solusi yang disarankan adalah dengan melampirkan sebuah callback ref ke elemen dasar.

Menggunakan ReactDOM.render() untuk mengisi sebuah container yang di-render server dianggap usang dan akan tidak berlaku lagi di React 17. Sebaiknya gunakan hydrate().


hydrate()

ReactDOM.hydrate(element, container[, callback])

Sama seperti render(), tapi digunakan untuk meng-hidrasi sebuah container yang isi HTML-nya di-render oleh ReactDOMServer. React akan mencoba untuk melampirkan event listeners ke markup yang ada.

React mengharapkan bahwa isi yang di-render adalah sama antara server dan klien. React dapat memperbaiki perbedaan dalam isi teks, tetapi Anda harus menganggap ketidakcocokan sebagai kesalahan dan memperbaikinya. Dalam mode development, React memperingatkan tentang ketidakcocokan pada saat hidrasi. Tidak ada jaminan bahwa perbedaan atribut akan diperbaiki jika terjadi ketidakcocokan. Ini penting untuk alasan-alasan kinerja karena dalam aplikasi-aplikasi pada umumnya, ketidakcocokan jarang terjadi, dan memeriksa semua markup akan amat sangat berat.

Jika atribut dari sebuah elemen atau isi tek berbeda antara server dan klien (contohnya, sebuah timestamp), Anda dapat membungkam warning dengan menambahkan suppressHydrationWarning={true} di elemen tersebut. Ini hanya dapat dilakukan pada kedalaman satu tingkat, dan dimaksudkan sebagai jalan keluar. Jangan disalahgunakan. Kecuali isi teksnya, React tidak akan mencoba untuk memperbaiki hal ini, jadi ini mungkin akan tetap tidak konsekuen sampai diperbarui di masa depan.

Jika Anda sengaja perlu untuk me-render sesuatu yang berbeda antara server dan klien, Anda dapat melakukan two-pass rendering. Komponen-komponen yang me-render sesuatu yang berbeda di klien dapat membaca sebuah state variable seperti this.state.isClient, dimana Anda dapat menetapkannya menjadi true di componentDidMount(). Dengan cara ini render pass pertama akan me-render isi yang sama dengan server, menghindari ketidakcocokan, tetapi sebuah pass tambahan akan terjadi secara sinkron, langsung setelah hidrasi. Perhatikan bahwa cara ini akan mengakibatkan komponen-komponen Anda lebih lambat karena mereka harus me-render dua kali, jadi gunakan dengan hati-hati.

Ingatlah untuk berhati-hati dalam hal pengalaman pengguna (user experience) pada saat koneksi lambat. Kode JavaScript mungkin akan dimuat lebih lambat dari saat render HTML pertama kali, jadi jika Anda me-render sesuatu yang hanya ada di klien saja, transisinya bisa jadi kasar. Meskipun begitu, jika dieksekusi dengan baik, mungkin akan bermanfaat untuk me-rendershell” dari aplikasi di server, dan hanya menunjukkan beberapa widget ekstra di klien. Untuk belajar mengenai bagaimana melakukan ini tanpa mengalami masalah ketidakcocokan markup, lihat penjelasan di paragraf sebelumnya.


unmountComponentAtNode()

ReactDOM.unmountComponentAtNode(container)

Membuang sebuah komponen React yang terpasang dari DOM dan membersihkan event handlers dan state terkait. Jika tidak terdapat komponen yang terpasang di dalam container, memanggil function ini tidak akan melakukan apa-apa. Mengembalikan true jika sebuah komponen berhasil dilepas dan false jika tidak ada komponen yang dilepas.


findDOMNode()

Catatan:

findDOMNode adalah sebuah jalan pintas yang digunakan untuk mengakses DOM node yang mendasari komponen tersebut. Dalam banyak kasus, penggunaan cara ini tidak disarankan karena dapat merusak abstraksi komponen. Sudah tidak berlaku dalam StrictMode.

ReactDOM.findDOMNode(component)

Jika komponen ini telah terpasang ke dalam DOM, mengembalikan elemen DOM asli browser yang terkait. Metode ini berguna untuk membaca nilai hasil dari DOM, seperti nilai-nilai isian form dan melakukan pengukuran DOM. Pada umumnya, Anda dapat melampirkan sebuah referensi ke DOM node dan menghindari penggunaan findDOMNode sepenuhnya.

Ketika sebuah komponen me-render menjadi null atau false, findDOMNode mengembalikan null. Ketika sebuah komponen me-render menjadi sebuah teks, findDOMNode mengembalikan sebuah DOM node teks dengan nilai teks tersebut sebagai isinya. Dimulai dari React 16, sebuah komponen dapat mengembalikan sebuah fragmen dengan banyak anak, dimana findDOMNode akan mengembalikan DOM node yang sesuai dengan anak pertama yang tidak kosong.

Catatan:

findDOMNode hanya dapat digunakan pada komponen-komponen yang telah terpasang (dengan kata lain, komponen-komponen yang telah ditempatkan di dalam DOM). Jika Anda mencoba memanggil function ini pada sebuah komponen yang belum terpasang (seperti memanggil findDOMNode() di dalam render() dari sebuah komponen yang belum diciptakan), akan menghasilkan sebuah exception.

findDOMNode tidak dapat digunakan pada komponen-komponen function.


createPortal()

ReactDOM.createPortal(child, container)

Membuat sebuah portal. Portal merupakan cara untuk me-render anak-anak ke dalam sebuah DOM node yang berada diluar hirarki dari komponen DOM.